video Terpopuler

Jawaban Bupati Tanbu terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah


BATULICIN – Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu (Sekda Kab. Tanbu) Drs. H. Said Akhmad, MM mengatakan pembentukan susunan perangkat daerah, pengelompokan atau penggabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagaimana yang diusulkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) sesuai dan berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Demikian disampaikan pada saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanah Bumbu dalam rangka Penyampaian Jawaban Bupati Tanah Bumbu terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (18/8) kemarin di Gedung DPRD Tanbu di Batulicin.

Disampaikan Sekda, bahwa parameter dalam menentukan tipe masing-masing perangkat daerah sudah berdasarkan hasil pemetaan urusan pemerintahan dengan variable umum dan variable teknis yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah.
 
Dalam hal ini pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Tanah Bumbu tidak ada yang di hapus melainkan  fungsinya yang di pindahkan ke perangkat daerah yang ada. Sebagaimana Badan Penyuluh (BP4K) tetap melaksanakan fungsinya yang merupakan bagian dari Dinas Pertanian.
 
Selain itu, Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016, urusan peternakan masuk dalam rumpun urusan pemerintahan Bidang Pertanian dan di wadahi dalam bentuk Dinas Pertanian.
 
Terkait tidak adanya Dinas Pasar dan Kebersihan, Sekda mengatakan untuk pengelolaan urusan pasar, masuk dalam rumpun urusan pemerintahan dalam Bidang Perdagangan, atau Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
                                                                                    
Sedangkan untuk urusan kebersihan dan persampahan, masuk dalam rumpun urusan pemerintahan dalam bidang lingkungan Hidup atau Dinas Lingkungan Hidup.
 
Kemudian, untuk penetapan Dinas Perikanan type C, berdasarkan Undang Undang Nomor 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah maka seluruh kewenangan pengolahan laut dan pesisir diserahkan ke Pemerintah Provinsi, sedangkan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten adalah perikanan budidaya.
 
Usulan Kantor Ketahanan Pangan dijadikan Badan Ketahanan Pangan Daerah, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016, untuk urusan pemerintah dibidang Pangan di wadahi dalam bentuk dinas atau Dinas Pangan.

Terkait kesiapan tenaga kepegawaian untuk mengisi struktur baru tersebut, ujar Sekda, pemerintah daerah sudah menyiapkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (relhum/wtol)

Wabup Tanbu Hadiri Apel Gelar Pasukan dan Saksikan Simulasi Penanganan Karhutla



BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor menghadiri Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Hukum Polres Tanah Bumbu, Senin (22/8) di Halaman Kantor Polres Tanbu. Pada kesempatan itu pula, Wabup H. Sudian Noor juga menyaksikan simulasi penanganan karhutla yang diperagakan oleh personil gabungan tim penanganan karhutla Tanbu. 

Saat menghadiri apel gelar pasukan, Wabup mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) memberikan apresiasi kepada Polres Tanbu dalam upayanya mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini di Kabupaten Tanah Bumbu. “Pemerintah mengapresiasi langkah dan terobosan yang dilakukan Polres Tanbu guna menanggulangi kabut asap dengan menggelar latihan bersama dalam bentuk simulasi penanganan karhutla serta melakukan modifikasi mobil dan motor operasional Polsek se-Tanbu menjadi mobil pemadam kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wabup. Sehingga dengan upaya yang dilakukan oleh Polres Tanbu ini dapat mencegah Karhutla sejak dini dan di harapkan bencana kabut asap akibat karhutla dapat di antisipasi maupun di atasi dengan baik. 


Sementara itu, Kapolres Tanbu, AKBP Kus Subiantoro, mengatakan apel gelar kesiapan personil dan peralatan penanganan karhutla bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana yang dimiliki serta menyatukan pola tindak penanganan bencana kabut asap, kebakaran hutan, dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan khususnya wilayah Kabupaten Tanah Bumbu. Kapolres juga mengajak agar semua lapisan masyarakat bersama-sama untuk memulai aksi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dengan optimal, baik pada tataran premtif, preventif maupun penegakan hukum untuk meminimalkan perilaku kebakaran hutan dan lahan oleh perorangan maupun korporasi. 
 “Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menanggulangi karhutla yaitu pada tataran premtif dengan mengoptimalkan pelaksanaan sosialisasi tentang larangan, sangsi hukum ataupun dampak pembakaran lahan dan hutan melalui pemasangan spanduk dan baliho tentang larangan membakar hutan atau lahan serta maklumat Kapolda,” kata Kapolres sebagaimana amanat Kapolda Kalsel. Kemudian melaksanakan patroli pemantauan wilayah-wilayah rawan terjadi pembakaran hutan dan lahan dengan mengacu pada data BMKG. Selanjutnya, pada tataran penegakan hukum dengan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan sampai proses peradilan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melakukan inovasi penanggulangan karhutla. Namun yang terlebih penting lagi, sebut Kapolres yakni penanganan kebakaran hutan dan lahan dengan menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar mau bersama-sama aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan untuk kepentingan apapun. Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Penanganan Karhutla di Wilayah Hukum Polres Tanah Bumbu di isi pula dengan simulasi penanggulangan karhutla dan lomba modifikasi mobil dan motor Polsek se-Tanbu menjadi mobil pemadam kebakaran hutan dan lahan. (relhum)

Tanah Bumbu Bershalawat Di Hadiri Ribuan Jamaah

Tanah Bumbu "Bershalawat" Bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir As-Segaf


BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan menggelar kegiatan keagamaan “Tanah Bumbu Bershalawat” tepat pada hari Sabtu, 20 Agustus 2016 bertempat di Lapangan Tujuh Pebruari Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Kepala Bagian Humas Setda Tanah Bumbu, Ardiansyah, S.Sos mengatakan Tanah Bumbu bershalawat akan mengundang Habib Syech Bin Abdul Qadir As-Segaf dari Solo Jawa Tengah. 

“Adapun kegiatan keagamaan nanti akan di isi shalawat dan juga tausyah,” sebut Ardiansyah, belum lama tadi, di Batulicin seraya mengatakan kegiatan akan di mulai pada jam 20.00 wita sampai selesai. Tanah Bumbu Bershalawat, katanya, dilaksanakan pemerintah daerah dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 71 sekaligus menggelorakan semangat untuk membangun daerah. Pemerintah mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk untuk bersama-sama hadir dalam acara tersebut agar kiranya turut bersholawat secara bersama-sama. “Kegiatan ini terbuka untuk umum. Mari ajak keluarga, saudara, sahabat dan teman-teman anda untuk menghadiri Tanah Bumbu Bershlawat ini. 

Selain bernilai Ibadah tentunya kita yang berhadir juga mendapatkan ilmu agama,” ujar Kabag Humas Ardiansyah, S.Sos. Tema kegiatan tersebut adalah“Tanah Bumbu Berhalawat menuju Tanah Bumbu Madani”. Tabik akbar yang menghadirkan Habib Syech Bin Abdul Qadir As-Segaf itu juga akan dirangkai dengan pemberian ceramah atau tausiah. Habib Syech Bin Abdul Qadir As-Segaf adalah seorang habib yang dikenal dengan syiar agamanya menggunakan ciri khas bershalawat. Shalawat yang dilantunkan Pengasuh Majelis Ahbaabul Musthofa Surakarta ini terkenal begitu merdu terdengar di setiap telinga jamaah yang menghadirinya (relhum/wtol).

Penghargaan Bagi Siswa dan Guru Berprestasi

Upacara Peringatan Detik detik Proklmasi ke-71

Gubernur serahkan Mobil Operasional Penanganan Bencana Untuk Tanah Bumbu


BANJARMASIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menerima bantuan mobil operasional dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel). Mobil operasional tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor pada saat menghadiri puncak peringatan HUT Provinsi Kalimantan Selatan ke 66 di Banjarmasin, Senin (15/8). 

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Tanbu , Abdul Haris, melalui Kepala Bidang Sosial, Agus Salim, mengatakan dengan adanya mobil operasional bantuan dari Pemprov Kalsel tersebut tentunya pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu sangat terbantu dalam hal penanggulangan bencana nantinya. Dikatakan Agus Salim, adapun mobil operasional tersebut yaitu satu unit mobil rescue dan satu unit sepeda motor trail. “Mobil dan motor operasional ini nantinya akan kita gunakan untuk menanggulangi bencana banjir dan bencana lainnya di Tanah Bumbu,” sebutnya. 

Wakil Bupati Tanbu H. Sudian Noor, mengucapkan terimakasih kepada pemprov kalsel yang sudah memperhatikan kebutuhan yang diperlukan pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di segala bidang. “Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu, kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan demi kemajuan pembangunan di Tanah Bumbu,” ujar Wabup. Disisi lain, Wabup berpesan agar dinas yang diberikan amanah untuk menerima mobil operasional tersebut diharapkan bisa menjaga dan merawatnya hingga bertahan dengan usia yang cukup panjang. Demi keberlangsungan penanganan bencana alam di Tanah Bumbu yang berkesinambungan. (relhum/wtol)

Sekda Kukuhkan 37 Anggota Paskibraka Tanbu

Wabup Lepas 143 Jamaah Calhaj Tanbu

Mahayani Juara Umum MTQ Tingkat Kabupaten


BATULICIN – Salah satu warga Kecamatan Mantewe, Mahayani (20) Sukses meraih juara umum perorangan dalam ajang perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional yang ke-13 tingkat Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) yang berlangsung sejak tanggal 06 hingga 10 Agustus 2016.
Wakil Bupati (Wabup) Tanbu, H Sudian Noor mengucapkan selamat atas keberhasilan para peserta MTQ yang tahun ini sukses meraih juara dalam ajang perlombaan sari tilawah tersebut.
“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang dan semoga prestasi ini bisa dipertahankan dimasa yang akan datang,” ucap wakil bupati pada saat memberi sambutan dalam acara penutupan MTQ Nasional yang Ke-13 tingkat Kabupaten di Kecamatan Satui, Rabu (10/8) malam.
Untuk juara umum tingkat daerah atau kabupaten dalam ajang MTQ tersebut dimenangkan oleh Kecamatan Satui. Urutan peringkat pertamanya yang terbaik tingkat kecamatan juga dimenangkan oleh Kecamatan Satui, peringkat dua Kecamatan Batulicin, peringkat tiga Kusan Hilir, peringkat empat Simpang Empat, peringkat lima Kusan Hulu, peringkat enam Angsana, peringkat tujuh Sungai Loban, peringkat delapan Kuranji, peringkat sembilan Mantewe, dan peringkat sepuluh Kecamatan Karang Bintang. 
 
Sudian Noor mengatakan, pelaksanaan MTQ merupakan sebuah wahana pengembangan tilawah sekaligus mendalami makna isi kandungan Alqur’an. Amalan ibadah semacam ini diharapkan terus membudaya di tengah masyarakat guna meningkatkan keimanan dan moral bangsa yang lebih baik dimasa datang.
Untuk meraih itu semua, tambah Wabup, perlu adanya keterlibatan dan tanggung jawab semua komponen masyarakat dan jajaran pemerintah. Sehingga penyelenggaran MTQ  dapat memberikan dampak dan pengaruh positif terhadap proses berkembangnya kehidupan masyarakat ke depan.
“Oleh sebab itu, semangat dalam ajang MTQ untuk meraih penghargaan atau juara, jangan sampai menggeser niat iklas kita dalam mengamalkan nilai kandungan Al-Quran,” demikian Sudian Noor. (relhum/wtol).

Desa Tri Martani Miliki Polindes Pondok Bersalin Dari Program CSR PT Sajang Heulang


BATULICIN –  PT Sajang Heulang – Minamas Plantation melaksanakan serah terima bangunan Polindes Pondok Bersalin Desa Tri Martani hasil dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sajang Heulang kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), Selasa (9/8) pagi.
Serah terima bangunan Polindes di laksanakan di Desa Tri Martani dan di hadiri Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming yang di wakili Staf Ahli Bupati Tanah Bumbu Bidang Pembangunan Ir. H. Backhriansyah, MM, General mAnager Estate Minamas Hariadi Supiyanto, Camat Sungai Loban  Kursani, Pemerintah Desa Trimartani, Danramil Sungai Loban, Kapolsek Sungai Loban, serta Dinas Kesehatan Tanah Bumbu.
 
Polindes Pondok Bersalin merupakan bantuan CSR dari PT Sajang Heulang – Minamas Plantation (Kredit Koperasi Primer Anggota / KKPA V). KKPA V meliputi Desa Tri Martani, Desa Kerta Buwana, Desa Batu Meranti, dan Desa Indra Loka Jaya dengan luas area perkebunan 2656 ha.
Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Backhriansyah mengucapkan terimakasih kepada PT Sajang Heulang yang turut peduli terhadap pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.
 
“Pembangunan Polindes ini sebagai wujud sosial dan peran aktifnya perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah,”  ujarnya.
Pada kesempatan itu pula, Bupati berpesan agar bangunan Polindes tersebut di rawat dengan sebaik-baiknya. Karena fasilitas kesehatan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat dan merupakan prioritas utama pembangunan di Tanah Bumbu.
 
Pjs. Kades Tri Martani I Wayan Darsana menyambut baik dengan terbangunnya Polindes Pondok Bersalin di Desa Tri Martani. Dengan adanya Polindes tersebut tentunya masyarakat akan semakin mudah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari pemerintah daerah khususnya untuk persalinan warga desa.
Adapun dana CSR yang di gunakan untuk pembangunan Polindes Pondok Bersalin sebesar Rp. 187.646.200 yang terdiri dari bangunan fisik polindes, ranjang pasien, lemari obat, tabung oksigen, dan peralatan kesehatan lainnya yang menunjang untuk proses persalinan. (relhum/wtol)

Sekda Tanbu Berikan Pembekalan Kepemimpinan Untuk PASKIBRA



BATULICIN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu (Kab Tanbu) H. Said Akhmad memberikan pembekalan kepemimpinan kepada Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) HUT ke 71 Republik Indonesia , Senin (8/8) malam, bertempat di Aula Sekretariat TP PKK Tanah Bumbu.

Sebanyak 37 Anggota Paskibra Tanah Bumbu mendapatkan materi pembekalan “Kepemimpinan yang Berintegritas” dari Sekda Kab. Tanbu H. Said Akhmad. Pembekalan diberikan dari tanggal 1 – 18 Agustus 2016.

“Pembekalan diberikan kepada anggota Paskibra bertujuan untuk membentuk sikap, mental, tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri,” Ujar H. Said Akhmad seraya mengatakan mereka yang menjadi anggota Paskibra adalah siswa-siswi SMA, SMK, MA se- Tanbu yang sudah terseleksi.

Pembekalan Kepemimpinan merupakan bagian dari Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Anggota Paskibra. Selain pembekalan kepemimpinan, anggota Paskibraka juga mendapatkan pembekalan baris-berbaris, latihan fisik dan mental, serta pembekalan lainnya.

Sekda H. Said Akhmad dalam pemaparannya mengatakan ciri-ciri pemimpin berintegritas yaitu, 1), Memiliki karekter/akhlak yang baik, 2), Memiliki wawasan kebangsaan, 3), Memiliki kemampuan untuk mengembangkan organisasi, 4), Memiliki kemampuan dalam menciptakan jejaring kerja internal dan eksternal, dan, 5), Komitmen ; memiliki kemauan yang kuat untuk mengembangkan organisasi.

“Integritas adalah kesesuaian antara ucapan dan tindakan. Kemampuan untuk senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip moral secara konsisten” ucap Sekda. (relhum/wtol)

Pembukaan MTQ ke 13 Kab.Tanah Bumbu

Bupati lepas peserta pawai Ta'ruf MTQ 13 Tanbu

Jamaah Calon haji Tanbu ikuti manasik terakhir

Pisah Sambut Kepela Kemenag Tanbu

 
PRODUKSI : PT. WARTATANBU TERA VISUAL | TENTANG KAMI | PEDOMAN MEDIA SIBER
Copyright © 2011. I Berita daerah I Faktual, Aktual dan Berimbang
Portal berita I www.wartatanbu.com ILiputan Aktual Seputar Kab.Tanah Bumbu
KALIMANTAN SELATAN - INDONESIA