Daerah  

Hari Inklusi Sedunia,PT Borneo Indobara Gelar Pekan Kreatif Anak Luar Biasa di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Dalam rangka memperingati Hari Inklusi Sedunia, PT Borneo Indobara (BIB) bersama Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Tanah Bumbu dan Yayasan Barokah Aji menggelar Pekan Kreatif Anak Luar Biasa.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk berlatih, berekspresi, dan menunjukkan potensi mereka di bidang seni serta membangun rasa percaya diri.

Dengan mengusung tema “BerAKSI Bermakna”, kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ruang yang inklusif dan ramah anak di Tanah Bumbu.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Borneo Indobara (BIB), PT Putra Perkasa Abadi (PPA), dan Yayasan Buddha Tzu Chi.

Kegiatan berlangsung dari tanggal 9 Agustus hingga 12 Oktober 2025 yang dilaksanakan setiap hari Sabtu di SLB Barokah Aji, Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana.

Perwakilan Manajemen, PT Borneo Indobara, Riadi Siemka Pinem, menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami di PT Borneo Indobara percaya bahwa,tanggung jawab perusahaan tidak hanya berhenti pada aspek bisnis, tetapi juga harus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,”tegasnya.

Menurut Riadi,setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan berprestasi. Dukungan kami terhadap kegiatan inklusi dan kesehatan ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sosial yang setara dan berdaya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari program CSR dan strategi keberlanjutan PT BIB dalam bidang pengembangan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan anak.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan komunitas anak, untuk mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus secara menyeluruh.

“Harapannya, pekan Kreatif Anak Luar Biasa memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat sekitar, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarga mereka,”imbuhnya.

Perusahaan menilai bahwa kegiatan ini bukan hanya sarana pelatihan seni, tetapi juga media pemberdayaan dan pemulihan kepercayaan diri anak-anak agar mereka dapat diterima secara setara di lingkungan sosial.

“Kami melihat secara langsung bagaimana anak-anak menunjukkan perubahan luar biasa—lebih berani tampil, lebih percaya diri, dan lebih ceria. Inilah bentuk nyata dari dampak sosial yang kami harapkan dari program CSR kami,”tandasnya.

Pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga kesinambungan program inklusi dan pendidikan anak di wilayah operasional perusahaan.

Manajemen juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh kolaborasi berkelanjutan antara dunia usaha, lembaga sosial, dan komunitas pendidika.

“Dengan semangat PT Borneo Indobara berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang inklusif, berdampak, dan berorientasi pada keberlanjutan masyarakat,”punhkas Riadi.

Dalam kegiatan ini sebanyak 28 anak terlibat aktif dalam berbagai bidang pelatihan, dengan komposisi peserta dari anak-anak dengan berbagai hambatan (Tuna Rungu, Autis, Down Syndrome, Slowlearner, Tuna Grahita Ringan) dan anak tanpa hambatan.

Adapun bidang pelatihan seni meliputi, Rebana sebanyak 10 anak, Senam 5 anak, Tari Tradisional sejumlah 4 anak, dan Tari Tunggal satu anak.

Selain itu adapula bidang Vocal Group yang diikuti sebanyak 7 anak, serta Vocal Solo satu anak.

Ketua Yayasan Barokah Aji, Sunawan Aji, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak.

“Kegiatan seperti ini memberi ruang bagi anak-anak untuk tampil dan belajar bersama. Tidak hanya dalam seni, tapi juga dalam menjaga kesehatan diri dan membangun kepercayaan diri,”ujarnya.

Melalui proses latihan yang konsisten, anak-anak menunjukkan semangat, keberanian, dan perkembangan yang signifikan, membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa ketika diberikan ruang dan dukungan yang tepat.

 

Menariknya, selain pelatihan seni, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan gigi gratis bagi seluruh anak-anak SLB Barokah Aji.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan dan tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus secara holistik.

Sementara itu, Azmi Irfala, Fasilitator Forum Anak Daerah Tanah Bumbu, menyoroti nilai empati, kesabaran, dan kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan pendampingan ini.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pementasan karya anak-anak pada 12 Oktober 2025 di UMKM Center Angsana.

(Rel/wtol).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *