BATULICIN – PT Borneo Indobara (BIB) mewujudkan komitmennya menjalankan program Elektrifikasi Alat Alat Tambang.
Ditandai dengan peresmian program dan pameran alat-alat berat tambang berenergi listrik dan hybrid sebagai transisi sebelum sepenuhnya beralih
ke listrik yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 9 Febriari 2026 di Fire Ground Kusan PT Borneo Indobara, Senin (9/2/26).
Peresmian program tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) PT BIB yang ke 20 tahun ini.
Chief Operating Officer (COO) PT Borneo Indobara (BIB), R. Utoro dalam kesempatan itu menyampaikan,target realisasi pemakaian alat alat tambang listrik di BIB tahun 2026 ini adalah 25% dari total fleet yang ada dan minimal akan terealisasi 75% fleet dalam 2 tahun ke depan, dengan sebagian transisinya menggunakan alat-alat hybrid sebelum sepenuhnya berganti ke listrik.
“Program Elektrifikasi di BIB ini telah dimulai sejak tahun 2018 dan di energize pada tahun 2019,”terangnya.
Utoro menyebut, program elektrifikasi alat-alat tambang secara massive ini sebagai yang pertama di dunia tambang di Indonesia, meskipun ada beberapa tambang yang sudah melakukan dengan skala kecil.
Demikian pula expo alat alat berat tambang listrik dan hybrid juga yang pertama di area tambang, bahkan mungkin di dunia.
“Dengan terealisasinya program Elektrifikasi di tambang BIB, maka 2 tahun dari sekarang atau tahun 2028-2029, target Zero Emisi akan tercapai,”ungkapnya.
Program ini didukung dengan bertambahnya pasokan listrik dalam jumlah besar, setelah selesainya pembangunan jaringan transmisi, distribusi serta Gardu Induk PLN dan Gardu Induk BIB yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi.
Dengan demikian lanjutnya,Tag Line BIB yang dicanangkan 3 tahun lalu akan terwujud yaitu “ Sustainable Green Mining, Illuminating the world.”
Dalam kesempatan itu, diilaksanakan serah terima alat-alat hybrid sebagai transisi sebelum listrik dan serah terima alat-alat tambang listrik target utama yang di operasikan di tambang BIB.
Seremonial peresmian ini dihadiri Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, Direktur Operasional Modifikasi Cuaca, Budi Harsoyo, S.si.,M.Si, CEO PT GEMS, Bonifasius, CFO PT GEMS, Yoghi Nuswantoro,Kadis Tamben Provinsi,Kadis LH Provinsi, KTT PT BIB, Riadi Simka Pinem,Pimpinan dan Jajaran Management Sinar Mas Mining Group, DSS, GEMS dan BC, serta Jajaran Management PT BIB dan seluruh karyawan.
Hadir pula sejumlah pimpinan perusahaan miitra kerja BIB dan distributor alat berat, pimpinan perusahaan tambang batubara dan para pimpinan kontraktor tambang,para PJO, serta para Kepala Desa sekitar tambang BIB.
(Al/wtol).














