TANAH BUMBU – Program CSR (Corporate Social Responsibility) PT Borneo Indobara (BIB) melalui Pilar Pendidikan menyelenggarakan Pelatihan Komputer Dasar bagi masyarakat desa.
Pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah pemberdayaan.
Program ini merupakan implementasi dari MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Desa Sido Rejo dan CSR PT Borneo Indobara yang disusun berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesepakatan tersebut disebutkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama program pemberdayaan, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi digital yang semakin meningkat.
Kemampuan mengoperasikan komputer saat ini menjadi keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam berbagai bidang, baik pendidikan, dunia kerja, maupun pengembangan usaha.
PIC (Person in Charge), Program CSR PT Borneo Indobara, Ni Made Narstuti, menjelaskan, pelatihan komputer merupakan salah satu bentuk investasi sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah binaan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas masyarakat merupakan salah satu fokus utama dalam program CSR PT Borneo Indobara.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memiliki keterampilan digital yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, membuka akses terhadap peluang kerja, serta mendukung pengembangan usaha dan aktivitas produktif lainnya,” terangnya.
Lebih jauh ia menyampaikan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Melalui berbagai program dalam Pilar Pendidikan, PT Borneo Indobara terus berupaya menghadirkan kegiatan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, dan lembaga pelatihan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital serta mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Oleh karena itu, pelatihan komputer dipilih sebagai salah satu program prioritas yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing mereka di era digital,” imbuhnya.
Pelatihan komputer dasar ini diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, berlangsung selama 10 hari dengan menghadirkan instruktur profesional dari Balai Latihan Kerja (BLK) Tanah Bumbu.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan perangkat komputer, pengoperasian sistem komputer, penggunaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, pengelolaan dokumen digital, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas kerja dan usaha.
Metode pembelajaran dilakukan melalui kombinasi teori dan praktik sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan materi yang diberikan.
Program yang berada dalam Pilar Pendidikan CSR PT Borneo Indobara ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital masyarakat sekaligus membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun pengembangan usaha mandiri.
Pemerintah Desa Sido Rejo melalui Kepala Desa, Imam, menyampaikan apresiasi atas dukungan CSR PT Borneo Indobara dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan desa.
Menurut Imam, pelatihan komputer ini merupakan salah satu kebutuhan yang telah kami identifikasi bersama CSR PT BIB melalui MoU pengembangan masyarakat Desa Sido Rejo.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen perusahaan yang terus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa kami. Semoga ilmu yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk menunjang pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan usaha sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara lebih efektif dalam kehidupan sehari-hari, meningkatkan produktivitas kerja, serta membuka peluang yang lebih luas dalam memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha berbasis digital.
(Rel/al/wtol).













