BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif membuka secara resmi Aksi Bejual Wadai (ABW) Ramadan 1447 H di halaman parkir Masjid Agung Al Falah, Senin (24/2/26).
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan,Aksi Bajual Wadai merupakan tradisi unik dan bersejarah di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan dan secara khusus di Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui aksi bejual wadai ini bupati berharap tercipta perputaran ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat struktur ekonomi kerakyatan.
“”Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha kuliner dan UMKM untuk menampilkan kreativitas produk-produk lokal,” ucap bupati.
Ia mengingatkan, semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menggerakkan sektor ekonomi berbasis potensi daerah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berkomitmen melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Dalam kegiatan ABW menghadirkan aneka makanan dan minuman khas Ramadhan yang menjadi identitas daerah.
Uniknya,setiap wadai yang tersaji mengandung cerita, nilai sejarah, serta warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kegiatan ini diikuti 45 pelaku usaha kuliner dan UMKM di Tanah Bumbu yang akan berlangsung 24 Pebruari hingga 14 Maret 2026.
Selain UMKM, Pemkab Tanah Bumbu juga menyiapkan paket sembako murah bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga mendukung misi penguatan UMKM berbasis industri unggulan serta implementasi program pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Pembukaan Aksi Bejual Wadai dirangkai juga dengan silaturahmi bupati dengan awak media di daerah ini.
Didepan awak media, bupati secara khusus menyampaikan, peran strategis pers sebagai corong informasi dan mitra pemerintah dalam membangun daerah.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,”ujarnya.
“Serta senantiasa melakukan konfirmasi kepada dinas atau pihak terkait apabila terdapat hal-hal yang terjadi di lapangan sebelum melakukan pemberitaan,”tambahnya.
Bupati juga berpesan insan pers selalu mengedepankan prinsip jurnalisme yang profesional, berimbang, dan akurat. Informasi yang benar dan kredibel akan memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pembangunan daerah yang kita jalankan bersama.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan semangat kebersamaan, menjaga ketertiban, kebersihan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Ramadhan. Mari kita jadikan Acara ABW ini sebagai ruang pelestarianbudaya serta sebagai sarana penguatan ekonomi daerah,” pungkasnya.
Pembukaan Aksi Bejual Wadai dirangkai juga buka puasa bersama jajaran Pemkab Tanah Bumbu dan awak media yang dilanjutkan shalat magrib berjamaah.
(Al/wtol).














