BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Kusan Tengah dan Kusan Hilir,Rabu (4/3/2026).
Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyelaraskan aspirasi pembangunan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Musrenbang RKPD Kecamatan Kusan Hilir dibuka secara resmi oleh Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais.
Sementara itu, Musrenbang RKPD Kecamatan Kusan Tengah dibuka Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Putu Wisnu Wardhana.
Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Putu Wisnu Wardhana mengatakan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah.
Pada pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Kusan Tengah, berbagai aspirasi masyarakat dari tingkat desa dihimpun untuk diselaraskan dengan kebijakan pembangunan kabupaten.
Dalam perencanaan RKPD 2027, pemerintah daerah memadukan 47 program prioritas dan 69 program unggulan secara selaras. Penyusunan program tersebut difokuskan pada sejumlah sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan penguatan UMKM, serta infrastruktur yang berkualitas.
Sementara itu, Musrenbang yang digelar di Kecamatan Kusan Hilir menitikberatkan pada penguatan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.
Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten menjadi kunci utama dalam mewujudkan program pembangunan yang efektif.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi dalam setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan. Dengan kerja bersama, berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi secara lebih optimal.
(upi/mc/wtol).














