BATULICIN – Syiar Al-Qur’an kembali menggema di Kecamatan Simpang Empat. Rabu (5/8) malam, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekda Yulian Herawati resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-23 tingkat Kecamatan Simpang Empat.
Ajang yang berlangsung 5–8 Agustus 2026 di Lapangan Polres Lama, Desa Bersujud ini diikuti 13 desa dan 2 kelurahan. MTQN menjadi wadah memperkuat ukhuwah, menumbuhkan semangat religius, sekaligus melahirkan qari-qariah terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa MTQN bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan ikhtiar bersama menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
“Ketika Al-Qur’an dijadikan pedoman hidup, ia akan menjadi sumber ketenangan, petunjuk dalam mengambil keputusan, sekaligus benteng moral bagi masyarakat,” ucapnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa MTQ adalah sarana strategis membentuk generasi berakhlak mulia dan berkarakter Qur’ani, yang diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul, berakhlak, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi BerAKSI Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab, dengan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi pembangunan.
“Melalui MTQ ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, LPTQ, Pemerintah Kecamatan Simpang Empat, Pemerintah Desa, serta masyarakat yang telah bekerja keras sehingga MTQN ke-23 dapat terselenggara dengan baik.













