BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memberikan perhatian khusus terhadap kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Dharma Praja, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, yang menewaskan seorang balita berusia empat tahun.
Perhatian tersebut diberikan karena suami korban diketahui merupakan pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu.
Perwakilan keluarga korban, Andrianto Mokodompit, mengatakan pemerintah daerah turut membantu penanganan korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Pak bupati memberikan atensi terhadap kasus ini. Biaya pengobatan juga ditanggung,” ujar Andrianto, Jumat (15/5/2026).
Saat ini, Suhana yang tengah hamil masih menjalani perawatan bersama anaknya berinisial AAA (3) di RSUD H Andi Abdurrahman Noor.
Sementara itu, anak korban lainnya, ARA (4), meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan akibat kecelakaan yang terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Suzuki Burgman yang dikendarai Suhana dengan sebuah mobil yang melaju dari arah yang sama.
Pihak keluarga korban menegaskan tetap meminta proses hukum terhadap pengemudi mobil Light Vehicle (LV) yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut terus berjalan, meskipun mediasi telah dilakukan di kepolisian.
Menurut keluarga, langkah hukum dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Keluarga juga menyoroti dugaan pengemudi sempat melarikan diri usai kejadian.
Dalam insiden tersebut, korban disebut terpental hingga sekitar 20 meter dan di lokasi kejadian tidak ditemukan bekas pengereman kendaraan.
Diketahui, pengemudi mobil tersebut merupakan karyawan perusahaan subkontraktor di salah satu perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Tanah Bumbu.
Pihak keluarga mengaku kecewa karena pengemudi diduga masih berkeliaran bebas, padahal sebelumnya disebut telah diamankan pihak kepolisian sejak Rabu (13/5/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung dan hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut tersebut.













